Identifikasi Korban Tragedi Sukhoi Telah Selesai

Identifikasi Korban Tragedi Sukhoi Telah Selesai



Tim Disaster Victim Identification (DVI) menyatakan telah mengidentifikasi 45 korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet-100 di lereng Gunung Salak, Bogor.

"Hari ini saya akan melaporan pertanggungjawaban pada publik selama 12 hari, dan hasil akhir kinerja DVI" kata Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri, Brigjen Pol Mussadeq Ishaq Rumah Sakit Polri, Kramat Jati,  Minggu (20/5/2012).

Mussadeq menjelaskan, hari ini tim DVI telah menyelesaikan seluruh proses identifikasi korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet-100.

"Setelah selama 12 hari terus menerus siang malam. Pada hari ini, pukul 15.00 WIB seluruh korban yang berjumlah 45 di mana terdapat 35 WNI dan 10 WNA dan dari jenis kelamin 31 laki-laki dan 14 perempuan. Semuanya dinyatakan telah diidentifikasi secara ilmiah dan tidak terbantahkan," jelasnya.

Proses identifikasi ini didasarkan pada pemeriksaan DNA, gigi, medik dan properti yang melekat.

Menurut Kepala Rumah Sakit Polri Brigjen Agus Suprayitno mengatakan, tim DVI melakukan identifikasi sekira 260 body part. Bagian-bagian tubuh tersebut ditemukan dari lokasi jatuhnya pesawat. “Jenazah sudah lengkap dan tidak ada yang ditemukan lagi,” kata Agus di RS Polri, Kramat Jati Jakarta Timur, Minggu (20/5/2012).

Biaya Identifikasi Korban Sukhoi

Dikatakan Agus, biaya yang dikeluarkan dalam proses identifikasi ini sebesar Rp800 juta. "800 juta itu dari APBN yang memang sudah disediakan. Memang ini memerlukan sarana yang cukup mahal." kata Agus.

Keluarga Korban dapat Melihat Jenazah Selasa  ini.


Tim Disaster Victim Identification (DVI) pun memberi kesempatan kepada keluarga korban untuk dapat melihat jenazah korban sebelum diserahkan secara protokoler kepada pihak keluarga pada hari Rabu 23 Mei 2012.

"Kami memberikan kesempatan bagi keluarga korban untuk dapat melihat jasad korban pada hari Selasa tanggal 22 Mei mulai pukul 13.00 WIB sampai malam," ungkap Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Agus Suprayitno pada wartawan, Minggu (20/5/2012).

Sedangkan penyerahan jenazah kepada pihak keluarga akan dilaksanakan, 23 Mei 2012 di bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. "Mulai besok kami akan bertanya kepada keluarga korban alamatnya di mana, nanti akan dibawa ke mana, semua biaya akan ditanggung oleh negara" sambungnya.

Sementara itu, terkait 10 warga negara asing yang menjadi korban. Tim DVI telah melakukan koordinasi dengan Duta Besar untuk dapat menyerahkan jenazah korban pada pihak keluarga.

Article Information



share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Simpel News, Published at 04.50 and have 0 komentar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar