Neil Armstrong Wafat (Meniggal Dunia)

Neil Armstrong Wafat (Meniggal Dunia)



Neil Armstrong, astronot Amerika Serikat (AS) yang pertama kali menginjakkan kai di Bulan, meninggal dunia pada usia 82 tahun setelah mengalami komplikasi akibat operasi jantung yang dijalaninya awal bulan ini, demikian menurut pernyataan keluarga pada Sabtu waktu setempat.

Pria yang membawa langkah raksasa umat manusia saat menapakkan kaki di permukaan Bulan pada 20 Juli tahun 1969 itu meninggal dunia 20 hari setelah peringatan ulang tahunnya pada 5 Agustus lalu.

Dalam pernyataan yang dimuat di laman resmi Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), keluarga Armstrong menyatakan, "Neil Armstrong meninggal dunia setelah mengalami komplikasi akibat prosedur operasi jantung."

Armstrong meninggalkan seorang isteri, dua anak laki-laki, dua anak tiri, 10 cucu serta seorang saudara laki-laki dan perempuan.

Rekan seperjalanan Armstrong,  Edwin "Buzz" Aldrin, mengatakan, "Saya dan Neil berlatih bersama sebagai mitra dan kami adalah teman baik yang akan selalu terhubung melalui partisipasi kami dalam misi Appolo 11. Setiap kali melihat Bulan saya mengingat masa empat dekade lalu ketika saya menyadari bahwa meski sangat jauh dari Bumi, kami tidak sendiri."

"Neil Armstrong adalah inspirasi bagi kami semua.... Langkah bersejarahnya di permukaan Bulan adalah landasan bagi mimpi sebagian dari kami untuk menjadi astronot," kata Kepala Astronaut OfficeNASA, Bob Behnken.

"Neil Armstrong adalah pahlawan, bukan hanya pada masanya, tapi sepanjang masa. Terimakasih Neil, telah menunjukkan kekuatan dari langkah kecil," kata Presiden AS Barack Obama melalui akun Twitter.

Setelah mendedikasikan diri sebagai pilot pesawat tempur, pilot penguji dan astronot, Neil Alden Armstrong sukses menjalani hidupnya sebagai pelaku bisnis dan akademisi di daerah asalnya, Ohio, serta menjadi tokoh masyarakat di Cincinnati.

Armstrong berusia 38 tahun saat menginjakkan kakinya di Bulan. Meski pencapaiannya menempatkan dia di puncak prestasi manusia namun Armstrong tidak bersenang-senang dengan itu. Dia justru tidak menyukai segala pujian yang menyertai pencapaian tersebut.

"Saya kira kita semua ingin dikenal tidak untuk sepotong 'kembang api' tapi untuk buku besar kerja harian kita," kata Armstrong dalam sebuah wawancara dalam program "60 Minutes" yang ditayangkan stasiun televisi CBS tahun 2005 yang dikutip Reuters.

Saat ditanya tentang bagaimana rasanya mengetahui jejak kakinya akan tertinggal di Bulan selama ribuan tahun dia menjawab,"Saya berharap seseorang akan naik ke sana lagi pada masa sekarang ini dan membersihkannya."
 

Article Information



share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Simpel News, Published at 08.37 and have 0 komentar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar