Perubahan Lirik Lagu Indonesia Raya

Perubahan Lirik Lagu Indonesia Raya

Lagu Indonesia Raya Akan Diubah – Pada kesempatan kali ini Sniper Techno akan menginformasikan mengenai Berita Seputar Lagu Kebangsaan Indonesia Raya akan direvisi atau diubah. Usulan itu muncul dari beberapa tokoh Indonesia, Alasan mereka mengusulkan lagi Indonesia raya untuk direvisi karena katanya Lirik Lagu Indonesia raya tidak sesuai lagi dengan keadaan saat ini. Salah satu Tokoh yang mengusulkan perubahan lagu Indonesia raya adalah Ketua Lembaga Musik Indonesia, Didied Maheswara. 

Didied mengatakan, bait ‘di sanalah aku berdiri jadi pandu ibuku‘, bersifat multitafsir. Menurut Didied lirik tersebut memberi kesan seolah-olah seperti memandu orang meninggal. Alhasil lirik menjadi kurang bermakna.  Walaupun memandu yang dimaksud untuk ibu pertiwi, katanya.

Usul revisi lagu Indonesia Raya bukan hal baru. Pada masa Soeharto dan Habibie usul pernah disampaikan, namun tak mendapat tanggapan. Didied menjelaskan lirik atau syair lagu memiliki kekuatan mempengaruhi pendengar.
Lirik disalah aku berdiri jadi pandu ibuku akan dirubah menjadi dengan tegak aku berdiri, menjadi pandu bangsaku.

Perubahan Lirik Lagu Indonesia Raya

Sejarah Lagu Indonesia Raya

http://id.effectivemeasure.net/emnb_18_27281.gif
Indonesia Raya  sebelum 17 Agustus 1945. Lagu “Indonesia Raya” adalah gubahan komponis Muda Indonesia bernama Wage Rudolph Soepratman. Almarhum Wage Rudolph Soepratman adalah seorang guru dan juga pernah menjadi wartawan surat kabar “Kaoem Moeda” dan pengarang buku. Sejak kecil Soepratman gemar sekali bermain biola. Wage Rudolph Soepratman adalah putra seorang sersan Instruktur Mas Senen Sastrosoehardjo. Soepratman dilahirkan di Jatinegara pada tanggal 9 Maret 1903 dan meninggal dunia pada malam selasa tanggal 16 Agustus di Surabaya. Semangat nasional telah mengisi seluruh jiwa Soepratman pada waktu itu. Semangat yang berwujud kemauan ingin menciptakan Lagu Kebangsaan. 

Akhirnya ia dapat menciptakan Lagu Indonesia Raya. Lagu Indonesia Raya tiu dipersembahkan oleh Soepratman kepada masyarakat di dalam konggers Pemuda Indonesia tanggal 28 Oktober 1928 di Gedung Indonesiche Club, Jln.Kramat 106 Jakarta. Lagu Indonesia Raya untuk pertama kali diperdengarkan dalam Konggres itu sesuai pula dengan semangat Persatuan Pemuda yang menyala-nyala pada waktu itu, maka ketika Lagu Indonesia Raya diperkenalkan kepada peserta konggres, dengan serta merta lagu itu mendapat sambutan yang hangat sekali.

Sejak tiu pada tiap-tiap pertemuan Pemuda Indonesia selalu dibuka dan ditutup dengan Lagu Indonesia Raya. Semua Organisasi Rakyat Indonesia, Partai Politik, Organisasi Pemuda, Wanita, Kepanduan (Kepramukaan), seluruh rakyat Indonesia yang sadar, mengakui lagu Indonesia Raya sebagai Lagu Kebangsaan.

Pada jaman penjajahan, Lagu Indonesia Raya sering dilarang, dihalang-halangi oleh Pemerintahan Kolonial Belanda oleh suatu ketika Pemerintah Jepang di Indonesia. Pemerintah Belanda telah pula meminta agar kata-kata dalam lagu Indonesia Raya diubah. Akan tetapi berkat semangat perjuangan dan Peraturan Rakyat dan Pemuda Indonesia segala rintangan itu dapat dilenyapkan. Setelah Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, Lagu Indonesia Raya ditetapkan sebagai Lagu Kebangsaan. 

Lagu Kebangsaan Indonesia Raya selama perang Kemerdekaan telah merupakan sublimasi pengorbanan perjuangan rakyat dan Pemuda Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan serta menegakkan Kemerdekaan. Dalam Undang-Undang Dasar sementara Republik Indonesia tahun 1950 pasal 3 ayat 2 Lagu Indonesia Raya ditetapkan dengan resmi sebagai Lagu Kebangsaan Indonesia.

Kabarnya akan segera dibentuk panitia yang akan merevisi lirik lagu Indonesia raya, dan setelah itu mereka akan mengusulkannya kepada yang berwenang untuk segera mensahkan pengubahan lagu kebangsaan ini.
Article Information



share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Simpel News, Published at 04.48 and have 0 komentar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar