Mengeroyok ABG Bolot Jadi Tersangka

Mengeroyok ABG Bolot Jadi Tersangka


Pelawak Bolot bersama kedua anggota keluarganya dituduh mengeroyok pemuda yang menyewa salah satu rumah kontrakannya, Rangga Putra Sadewa. Rangga pun akhirnya membawa kasus itu ke Polsek Ciputat.

Atas laporannya itu, Bolot kini telah resmi menjadi tersangka. Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Ciputat, Kompol Alip saat ditemui di kantornya, Kamis (13/12/2012).

Mengeroyok ABG Bolot jadi Tersangka

"Sementara statusnya (Bolot) tersangka," ujar Kompol Alip.

Kompol Alip mengungkapkan, pihaknya saat ini masih berusaha untuk memanggil pelawak bernama lengkap Muhammad Sulaeman itu. Surat pemanggilan pun sudah dilayangkan ke kediaman Bolot.

"Mudah-mudahan minggu ini kita lakukan pemeriksaan," jelasnya.

Sebelumnya, anak Bolot, Mulyadi dan menantunya Surya sudah terlebih dahulu ditetapkan menjadi tersangka. Keduanya kini telah menjadi tahanan Polsek Ciputat.

Jadi apakah Bolot akan menyusul kedua anggota keluarganya itu?

Kronologi Pemukulan ABG Oleh Bolot cs

Kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan pelawak Bolot dan beberapa anggota keluarganya terhadap Rangga Putra Sadewa (16), berbuntut panjang. Pihak korban pun buka suara tentang kronologi versi mereka hingga terjadi tindak pengeroyokan tersebut.

Rangga bersama kuasa hukumnya, Saleh SH, menceritakan kejadian tersebut ketika ditemui di rumahnya di Jalan Betawi, RT 002/09, Kelurahan Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (13/12/2012) malam.

3 Desember 2012 sekitar pukul 23.00 WIB

* Cucu Bolot yang bernama Lira berselisih paham dengan orang yang namanya Kalina di Seven Eleven. Memang benar Rangga ada di lokasi, tapi Rangga mengaku sama sekali tidak melakukan penganiayaan.

7 Desember 2012 sekitar pukul 15.00 WIB

* Rangga dipanggil anak Bolot, Mulyadi ke rumahnya. Kemudian ia diinterogasi, dan dipaksa untuk mengakui kalau dirinya memukul cucu Bolot, Lira saat insiden di Seven Eleven.

* Tapi karena Rangga tidak mengakui, Mulyadi disebutnya langsung menggebuk bagian perut, muka, dan punggung. Kemudian pemukulan dilanjutkan oleh menantunya, Surya. Bolot juga disebut ikut memukul.

* Rangga kemudian dibawa ke rumah bibinya yang bernama Resti. Di sana, menurut Rangga, Bolot marah-marah dan ikut mendamprat Resti.

* Resti melaporkan Mulyadi, Surya dan Bolot ke Polsek Ciputat, Tangerang Selatan.

12 Desember 2012

* Mulyadi dan Surya ditahan di Polsek Ciputat, Tangerang Selatan.

Bolot Sudah Sering Pukul Anak Kecil dan Orang Susah


Pelawak Bolot dituding memiliki sikap tempramental. Menurut keluarga korban yang mengaku ikut dipukul Bolot, sang pelawak sudah sering melakukan tindak kekerasan. Waduh!

Hal itu seperti terbukti saat Bolot dilaporkan oleh pemuda yang menyewa salah satu rumah kontrakannya, Rangga Putra Sadewa. Kepada polisi, Rangga mengaku telah dipukuli oleh Bolot dan dua anggota keluarganya.

Bibi Rangga, Resi pun sempat bercerita tentang sikap tempramental dari Bolot tersebut. "Ya, dia sudah sering begini, memukul anak kecil sama orang-orang susah," tutur Resi, saat ditemui di kediaman Rangga di Jalan Betawi, Kelurahan Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (13/12/2012) malam. Saat itu, Rangga juga hadir dengan ditemani kuasa hukumnya.

"Masalahnya misalnya cucunya kesenggol, ada yang ngaduin, dia panas. Udah banyak korban, tapi nggak ada yg ngelapor ke polisi," beber Resti.

Resi mengaku, awalnya ia meminta Bolot dan keluarganya untuk menyelesaikan masalah dengan cara kekeluargaan. Tapi bukannya gayung bersambut, ia malah kena damprat.

"Saya bilang, 'jangan digebukin, pak. Ini keponakan saya, nggak ada ibu dan bapaknya. H bolot bawa balok gede banget. Saya belain ponakan saya, saya malah ditabok sama Haji Bolot sampai kuping saya panas," ungkapnya.

Karena tak terima dengan perlakuan pelawak berusia 70 tahun itu, Resi kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Ciputat, Tangerang Selatan pada 7 Desember lalu. Buntut dari pelaporan itu, dua anggota keluarga Bolot yang dituduh memukul, Mulyadi dan Surya, telah ditahan.

Sementara menurut Kanit Reskrim Polsek Ciputat AKP Syamsudin, untuk Bolot masih dilakukan pemeriksaan. Bolot sampai saat ini belum memenuhi panggilan Polsek Ciputat atas kasus pengeroyokan yang dituduhkan kepadanya.

Polisi pun siap menjemput secara paksa jika sampai panggilan yang ketiga pelawak berusia 70 tahun itu masih juga tak menghiraukan. "Kalau nggak datang kita panggilan kedua, kalau nggak datang juga ya kita jemput paksa. Mestinya Haji Bolot proaktif ya," tutur AKP Syamsudin saat ditemui di kantornya, Kamis (13/12/2012).

Source : detik.com



share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Simpel News, Published at 20.02 and have 0 komentar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar